Blog

Home   /   Berita   /   MAN 1 Darussalam Ciamis Juara 1 Lomba MYRES 2019 Tingkat Nasional di MANADO

MAN 1 Darussalam Ciamis Juara 1 Lomba MYRES 2019 Tingkat Nasional di MANADO

Share
Muhamamd Iqbal Zia Ulhaq (tengah) Siswa MAN 1 Darussalam Ciamis Pemenang Lomba Penelitian MYRES 2019 bersama Direktur KSKK Madrasah, H. A.Umar (Sebelah kiri) dan pembimbing penelitian, Dr. H. Dadang Gani. M.Pd

Madrasah Young Researcher Supercamp (MYRES) 2019 yang diselenggarakan oleh Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Kementerian Agama Republik Indonesia merupakan ajang latihan menuangkan gagasan kreatif para siswa madrasah di seluruh tanah air dalam bentuk penelitian. Selain itu MYRES juga bertujuan menumbuh kembangkan budaya meneliti di kalangan siswa madrasah. Penyelenggaraan MYRES yang dilaksanakan bersamaan dengan KSM (Komptisi Sains Madrasah) pada tahun 2019 ini, diselengggarakan di IAIN Manado dengan dihadiri oleh Menteri Agama Lukmanul Hakim. Sebanyak 27 finalis MYRES dari seluruh tanah air di IAIN Manado melakukan presentasi hasil penelitian, lomba poster dan lomba video. Untuk jenjang Madrasah Aliyah, katagori penelitian keagamaan di menangkan oleh MAN 1 Darussalam Ciamis.

M. Iqbal Ziaul berfoto bersama Direktur KSKK Madrasah Kementrian Agama Republik Indonesia Dr. H. Ahmad Umar, MA

Dengan dukungan penuh dari Kepala Madrasah Drs Idan Nurdiana M.Pd, pembimbing dan guru-guru lainnya, Muhammad Iqbal Zia Ulhaq sebagai peneliti muda yang saat ini duduk di Kelas XI MANPK Darussalam Ciamis meraih juara terbaik 1 dengan judul penelitian, “Islam Moderat; Konsep dan Implementasinya di Pondok Pesantren Darussalam”.

Bapa Dr. H. Dadang Gani, M.Pd sebagai pembimbing penelitian dari M. Iqbal Zia Ulhaq di acara MYRES 2019.

Dalam penelitiannya,  Muhammad Iqbal menyampaikan bahwa pesantren merupakan lahan terbaik bagi deseminasi nilai-nilai moderasi beragama. Hal ini diinspirasi oleh motto Pdesantren Darussalam Ciamis yaitu mencetak Muslim Moderat, Mukmin Demokrat dan Muhsin Diplomat. Konsep Islam moderat di pondok pesantren Darussalam ditujukan dengan sikap tawasut, tasamuh, tidak fanatik, berfikir luas, menghindari tafaruq (perpecahan) dan  bersikap tenggang rasa. Konsep ini dikenal dengan 3T, yakni Tanasub al-Ahdaf yakni menetapkan tujuan kurikuler dalam kurikulum dengan basis spirit moderasi, Tanasub al-Afham yaitu pemahaman keilmuan yang luas tentang Islam dan Tafahum al-Afkar wal Mawafiq yakni berrsikap memahami dan bijaksana dalam menyikapi semua peristiwa. Konsep-konsep Islam moderat inilah yang ditanamkan kepada para santri sebagai “ideologi” muslim moderat. Selanjutnya konsep tersebut diimplemantasikan dalam kurikulum pesantren yang tercermin dalam pengajaran berbagai kitab dari berbagai madhab, dalam proses pembelajaran dengan mempraktikan perbedaan pandangan antar siswa dalam menyikapi perbedaan, dalam kebijakan pesantren dengan memberi nama-nama gedung lintas tokoh dan madhab serta dalam kehidupan para santri untuk menghargai perbedaan yang terjadi dalam masyarakat sebagai bagian dari keragaman.

Ajang MYRES 2019 yang dilaksanakan sejak 16 Septermber, berakhir pada hari Kamis, 19 September 2019 dengan menyampaikan pengumuman pemenang lomba penelitian yang disampaikan oleh Direktur KSKK Kementerian Agama Republik Indonesia di Hotel Aston Manado yang dijuarai oleh Muhammad Iqbal Zia Ulhaq siswa MAN 1 Darussalam Ciamis. Para juara diberikan uang pembinaan dan Kalung medali emas, perak dan perunggu.

M. Iqbal Ziaulhaq diwawancara oleh Media Masa tentang penelitian di acara MYRES 2019.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *