Published On: 30/04/2026By Categories: Berita, Berita UtamaViews: 25

CIAMIS-Humas MAN 1 Darussalam Ciamis. Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Darussalam Ciamis kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan terpilih sebagai satu-satunya perwakilan dari Kabupaten Ciamis dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Program Madrasah Unggulan Jawa Barat.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat ini berlangsung selama dua hari, yakni Selasa hingga Rabu, 28-29 April 2026, bertempat di Hotel Gumilang Regency, Bandung.

Dalam kesempatan ini, Kepala MAN 1 Darussalam Ciamis diwakili oleh Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kurikulum untuk memenuhi undangan resmi dari Kepala Kanwil Kemenag Jabar. Kehadiran delegasi ini membawa misi penting untuk memaparkan peta jalan inovasi pendidikan yang telah dijalankan di lingkungan madrasah.

partisipasi MAN 1 Darussalam Ciamis dalam Bimtek ini adalah sesi presentasi mengenai Program Intensive Science Class (ISC). Di hadapan para peserta dan tim penilai dari Kanwil Kemenag Jabar, Wakamad Kurikulum Budi Rahman, S.Pd., M.Pd.I memaparkan bagaimana program ISC menjadi motor penggerak inovasi di madrasah.

Dalam sesi wawancara khusus oleh tim Humas Budi Rahman lebih lanjut menyampaikan Kenapa ISC serta harapanya setelah mengikuti kegiatan Bimtek Madrasah Unggulan tersebut,

“Program ISC bukan sekadar kelas pengayaan, melainkan sebuah ekosistem yang dirancang untuk mencetak generasi saintis muda yang kompetitif namun tetap berkarakter religius. Kami mengintegrasikan kurikulum nasional dengan pendalaman sains yang intensif dan riset berkelanjutan,” ujar Wakamad Kurikulum saat sesi pemaparan.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan harapannya agar keikutsertaan dalam Bimtek ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi pengembangan madrasah.

“Harapan kami, melalui kegiatan ini, program ISC dapat semakin matang dan terstruktur secara administratif maupun implementatif. Kami ingin MAN 1 Darussalam Ciamis terus konsisten menjadi pionir pendidikan di Ciamis dan mampu menjawab tantangan zaman dengan melahirkan lulusan yang unggul dalam IPTEK serta kokoh dalam IMTAK,” tambahnya.

Presentasi tersebut mencakup berbagai capaian program ISC, mulai dari metode pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning), fasilitas laboratorium, profil alumni, penerimaan murid baru, hingga prestasi siswa di tingkat regional dan nasional yang terus meningkat secara signifikan.

Terpilihnya MAN 1 Darussalam Ciamis sebagai satu-satunya wakil dari Kabupaten Ciamis menunjukkan bahwa standar pendidikan dan inovasi yang diterapkan telah memenuhi kriteria madrasah unggulan di level provinsi. Hal ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan kualitas pendidikan madrasah di wilayah Priangan Timur.

About the Author: Andri Wicahyono