Published On: 14/01/2026By Categories: Berita, Berita UtamaViews: 57

CIAMIS (Humas MAN 1 Darussalam Ciamis) Setiap pagi tepat pukul 06.30 WIB, suasana di depan gerbang utama MAN 1 Darussalam Ciamis mulai tampak hidmat. Di bawah arahan langsung Kepala Madrasah, Idan Nurdiana, S.Pd., M.Pd., para pendidik telah berdiri berbaris rapi dalam formasi penyambutan.

Kegiatan ini tentu bukan sekadar rutinitas formalitas atau program sesaat, melainkan bentuk implementasi nilai kesantunan melalui tradisi berjabat tangan antara murid dan guru. Kepala Madrasah menegaskan bahwa kehadiran guru di depan gerbang merupakan simbol kesiapan madrasah dalam membimbing dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi para siswa.

“Kami ingin memberikan keteladanan melalui kehadiran tepat waktu dan keramahan. Budaya menyalami murid ini bertujuan untuk membangun kedekatan emosional serta menanamkan adab kepada peserta didik sebelum mereka memulai proses belajar di kelas,” ujar Idan Nurdiana.

“Kami ingin setiap siswa merasa diterima dan dihargai sejak mereka menginjakkan kaki pertama kali di gerbang madrasah. Sapa, salam, dan senyum adalah fondasi awal sebelum proses KBM di kelas dilaksanakan,” ujar Idan Nurdiana di sela-sela kegiatan.

Setelah melewati prosesi penyambutan di gerbang, rutinitas pagi tidak berhenti di sana. Para siswa kemudian diarahkan untuk mengikuti kegiatan penguatan literasi bahasa. Di bawah bimbingan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), para siswa secara kolektif melaksanakan hafalan mufrodat (kosakata).

Secara bergantian, setiap pagi para siswa diajak untuk menghafal dan melafalkan kosakata dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Program yang dipandu oleh teman sebaya (pengurus OSIS) ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan madrasah yang bilingual dan meningkatkan rasa percaya diri siswa dalam berkomunikasi internasional.

“Melalui hafalan mufrodat setiap pagi, kami merasa lebih terbiasa dengan istilah-istilah asing. Karena dipimpin oleh kakak-kakak OSIS, suasananya jadi lebih santai tapi tetap disiplin,” ungkap Mufidah salah satu siswa kelas X.

Budaya pagi di MAN 1 Darussalam Ciamis ini membuktikan bahwa pendidikan bukan hanya soal materi di dalam buku, melainkan tentang pembiasaan adab dan peningkatan kompetensi yang dilakukan secara konsisten setiap harinya.

About the Author: Andri Wicahyono