MAN 1 Darussalam Ciamis-Humas. [Rabu, 19/7/2025] Mengawali semangat Tahun Ajaran Baru 2025/2026, Madrasah terus melakukan inovasi dan peningkatan Kompetensi Pendidik salah satunya mengadakan kegiatan Workshop dengan Tema “Integrasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Kurikulum Berbasis Cinta” yang bertempat di Aula Gedung Administrasi MAN 1 Darussalam Ciamis.
Pemateri Workshop kali ini yaitu Bapak Didin Hadiat, M.Pd (TIM Pengembang Kurikulum Ditjen Pendis & Narsumnas Pembelajaran Mendalam Kemendikdasmen), dimana kegiatan ini diikuti oleh seluruh Pendidik dan Perwakilan anggota KKM MAN 1 Darussalam Ciamis serta perwakilan dari satuan pendidikan Ponpes Darussalam Ciamis yaitu MTs Al Fadliliyah Darussalam dan MI Al Fadliliyah Darussalam.
Kegiatan ini diawali oleh sambutan Kepala MAN 1 Darussalam Ciamis Bapak Idan Nurdiana, S.Pd,. M.Pd., dalam sambutannya mengajak kepada seluruh Sivitas Akademika yang ada di MAN 1 Darussalam Ciamis untuk terus kompak dan meningkatkan kualitas lembaga, dengan cara meningkatkan tanggung jawab dan kedisiplinan kita sebagai pendidik serta memberikan pelayanan dengan penuh kasih sayang seiring dengan apa yang terkandung dalam Kurikulum Berbasis Cinta yang akan lounching” tuturnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Ciamis H. Asep Lukman Hakim S.Ag.,M.Si sekaligus memberikan sambutan dan membuka acara kegiatan tersebut.
Dalam sambutanya Kepala Kemenag Ciamis menyampaikan pentingnya sebagai seorang guru untuk terbuka terhadap dinamisnya perubhana kurikulum yang terjadi, Beliau juga mengingatkan khususnya bagi ASN untuk selalu bersyukur dengan cara lebih semangat dan meningkatkan disiplin dalam berkerja.
Dinamisme perubahan kurikulum adalah keniscayaan dalam dunia pendidikan. Tujuannya adalah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menyiapkan generasi penerus yang relevan dengan tantutan zaman. Namun, keberhasilan setiap perubahan kurikulum sangat bergantung pada kesiapan, adaptasi, dan kolaborasi dari semua pihak yang terlibat.
Workshop dibagi kedalam 2 sesi meteri yaitu Pemahaman Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Kurikulum Berbasis Cinta. Pada sesi pertama Beliau memaparkan bahwa kurikulum berbasis Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dalam konteks pendidikan adalah pendekatan kurikulum yang menekankan pada proses pembelajaran yang mendalam, bermakna, dan berkelanjutan, bukan sekadar hafalan atau pemahaman permukaan. Tujuannya adalah membentuk pemikiran kritis, pemecahan masalah kompleks, dan kemampuan menerapkan pengetahuan dalam konteks nyata.
Selanjutnya dilanjutkan dengan sesi 2 setelah dzuhur yaitu mengenai Kurikulum Berbasis Cinta dari Kementerian Agama, dalam pemaparanya pematri menyampaikan bahwa secara singkat, kurikulum ini berupaya menciptakan individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual dan taat beribadah, tetapi juga memiliki kepekaan emosional dan sosial yang tinggi. Fokus utamanya adalah pada penanaman nilai-nilai universal seperti persaudaraan, saling menghargai, gotong royong, dan perdamaian.
Tujuan utama dari kurikulum berbasis cinta adalah mencegah radikalisme dan mendorong moderasi beragama dengan mengajarkan pemahaman agama yang inklusif dan jauh dari fanatisme.
Selama workshop, peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan materi teoretis mengenai konsep pembelajaran mendalam, tetapi juga dilibatkan langsung dalam sesi praktik penyusunan modul ajar yang mengintegrasikan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, kreativitas, dan komunikasi. Para guru juga didorong untuk merancang modul ajar yang relevan dengan konteks pembelajaran di kelas masing-masing serta mampu mendorong pembelajaran bermakna bagi peserta didik.
Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta pada dasarnya merupakan pendekatan pendidikan yang menempatkan kasih sayang, empati, dan kepedulian sebagai landasan utama dalam proses belajar-mengajar. Dalam kerangka ini, pendidikan tidak semata-mata bertujuan mentransfer pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, membangun hubungan yang bermakna, dan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan penuh kasih.
Harapannya, semoga dengan mengikuti kegiatan ini, dapat menambah wawasan baru, meningkatkan kompetensi, motivasi mengajar dan mendorong guru untuk selalu berinovasi dalam mengajar.








