CIAMIS-Humas MAN 1 Darussalam Ciamis. Sebanyak 132 murid kelas X Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Darussalam Ciamis secara resmi memulai program kursus intensif bahasa asing di kawasan edukasi legendaris, Kampung Inggris Pare, Kediri, Jawa Timur. Program yang berlangsung mulai tanggal 8 hingga 25 April 2026 ini merupakan agenda tahunan unggulan madrasah dalam upaya mencetak generasi yang mahir berbahasa internasional.
Selama dua pekan penuh, para siswa akan menjalani imersi total (pendalaman menyeluruh) untuk meningkatkan kompetensi dua bahasa utama, yakni Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen MAN 1 Darussalam Ciamis dalam membekali peserta didiknya dengan global communication skills agar mampu bersaing di kancah nasional maupun global.
Program ini dirancang dengan kurikulum yang sangat padat setiap harinya. Dalam satu hari, para siswa dijadwalkan mengikuti sedikitnya 7 kali pertemuan yang dimulai sejak pagi hari hingga malam. Pendekatan pembelajaran tidak hanya dilakukan secara teoretis di dalam ruangan, tetapi juga ditekankan pada pengaplikasian langsung di lingkungan sekitar.
Adapun materi yang dipelajari meliputi:
- Penguasaan Dasar: Pengayaan Vocabulary (Kosakata) dan Grammar (Tata Bahasa).
- Ketangkasan Berbicara: Pelatihan Pronunciation (Pengucapan) dan sesi Speaking (Berbicara) intensif.
- Outdoor Learning: Belajar di luar kelas untuk mempraktikkan bahasa secara natural dalam situasi sehari-hari.
- Performance Art: Pentas seni di depan umum sebagai sarana membangun kepercayaan diri menggunakan bahasa asing.
Program ini merupakan bagian dari komitmen MAN 1 Darussalam Ciamis untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, sejalan dengan visi madrasah untuk mencetak generasi yang berwawasan global. Diharapkan, setelah kembali dari Pare, para siswa dapat menjadi agen perubahan dan menularkan semangat belajar bahasa kepada teman-teman mereka di madrasah.
Kepala madrasah yang diwakili oleh wakamad kurikulum Budi Rahman saat memberi sambutan pembukaan kegiatan menegaskan bahwa pengiriman siswa ke Pare bukan sekadar perjalanan edukasi biasa, melainkan investasi strategis untuk membangun ekosistem berbahasa di lingkungan madrasah sekembalinya mereka nanti. Atmosfer Kampung Inggris yang kondusif diharapkan dapat memacu semangat para siswa kelas X ini untuk menguasai bahasa asing dengan lebih cepat dan menyenangkan.
“Kami berharap anak-anak kami tidak hanya sekadar belajar teori, tetapi juga benar-benar mempraktikkan kemampuan berbahasa mereka setiap hari selama di sana, Lingkungan di Kampung Inggris Pare yang mendukung akan menjadi katalisator bagi peningkatan kemampuan bahasa mereka secara signifikan.” ujar Pak Idan.
Lebih lanjut, Bapak Idan juga mengungkapkan bahwa penguasaan bahasa asing, terutama bahasa Inggris dan Arab, sangat penting bagi siswa madrasah di era globalisasi. “Ini adalah bekal penting bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik di dalam maupun luar negeri. Selain itu, mereka juga akan menjadi duta madrasah yang mampu menunjukkan bahwa siswa madrasah memiliki wawasan global dan kompetensi yang tidak kalah dengan sekolah umum lainnya.” Pungkasnya.









