Seluruh siswa kelas X Program Keagamaan, yang terdiri dari Madrasah Aliyah Negeri Program Keagamaan (MAN PK) dan Program Intesif Keagamaan (PIK) MAN 1 Darussalam Ciamis, tampak memadati lapangan utama madrasah dengan mengenakan pakaian ihram putih. Kehadiran mereka bukan tanpa alasan, melainkan untuk mengikuti kegiatan ilustrasi manasik haji yang digelar pada Kamis (21/05/2026).
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk praktik nyata dari mata pelajaran Fikih. Melalui simulasi ini, para siswa tidak hanya menghafal teori di dalam kelas, tetapi juga mempraktikkan langsung seluruh rangkaian rukun dan wajib haji, mulai dari niat ihram di miqat, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, melontar jumrah, tawaf afadah, sai, hingga tahalul.
Dengan memanfaatkan fasilitas miniatur Ka’bah dan alat-alat penunjang lainnya, para siswa-siswi dengan tekun mempraktekkan seluruh tata cara pelaksanaan ibadah haji, mulai dari ihram hingga tawaf dan sai. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memastikan para siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan tata cara ibadah haji dengan baik dan benar.
Guru pengampu mata pelajaran Fikih MAN 1 Darussalam Ciamis, Ibu Uus Maulidah Husnayati, S.Ag., M.Pd.I., bertindak langsung sebagai pembimbing utama dalam mengarahkan setiap prosesi manasik agar berjalan sesuai dengan syariat yang diajarkan.
Sejak pagi hari, atmosfer khidmat dan haru sudah terasa di lingkungan madrasah. Seluruh siswa-siswi kelas X MAN PK dan PIK tampak kompak mengenakan pakaian ihram putih bagi laki-laki dan pakaian serbaputih bagi perempuan. Sambil melantunkan kalimat talbiyah secara serentak, para peserta dengan penuh antusias mengikuti setiap rukun dan wajib haji, mulai dari niat ihram di miqat, tawaf mengelilingi Ka’bah, sai antara bukit Safa dan Marwah, wukuf di Arafah, hingga prosesi melempar jumrah.
Ibu Uus Maulidah Husnayati, S.Ag., M.Pd.I., menjelaskan bahwa kegiatan ilustrasi ini sangat penting dalam struktur kurikulum Program Keagamaan. Menurutnya, pembelajaran Fikih ibadah tidak akan meresap secara utuh jika hanya mandek pada teori di dalam ruang kelas.
“Ibadah haji adalah salah satu rukun Islam yang memiliki tata cara atau metode pelaksanaan (kaifiyah) yang cukup kompleks. Melalui praktik langsung ini, kami ingin para siswa kelas X MAN PK dan PIK tidak hanya sekadar menghafal syarat dan rukunnya untuk ujian, melainkan benar-benar memahami filosofi, urutan, dan merasakan langsung kekhidmatan setiap prosesnya,” tutur Ibu Uus Maulidah di sela-sela kegiatan.
“Kami berharap melalui praktik ilustrasi manasik haji ini, para siswa tidak hanya sekadar menggugurkan tugas akademik atau memahami materi Fikih secara tekstual saja. Lebih dari itu, kami ingin menanamkan kerinduan yang mendalam di hati mereka untuk bisa menunaikan ibadah haji yang sesungguhnya di masa depan. Semoga kegiatan ini juga dapat membentuk karakter siswa yang disiplin, kompak, dan memiliki pemahaman agama yang kafah (menyeluruh),” harap Ibu Uus.
Melalui kegiatan manasik ini, pihak madrasah berharap dapat menumbuhkan motivasi spiritual yang kuat di dalam diri para siswa sejak dini agar kelak mereka memiliki cita-cita dan komitmen untuk menunaikan ibadah haji yang sesungguhnya ke Baitullah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat kebersamaan dan kekompakan antarsiswa di rumpun Program Keagamaan MAN 1 Darussalam Ciamis.






