Published On: 06/08/2023By Categories: Berita, Berita UtamaViews: 1087

MAN 1 Darussalam Ciamis-Humas. Sebanyak 285 Peserta Didik baru MAN 1 Darussalam Iamis tahun pelajaran 2023/2024 mengikuti kegiatan MATA CAKAP ( Masa Ta’aruf Calon Anggota Keluarga Ambalan Penegak) yang dilaksanakan selama 3 hari yaitu Kamis- Sabtu tgl 4-6 Agustus 2023 yang diselenggarakan oleh Penegak MAN 1 Ciamis Ambalan Ali bin Abi Thalib dan Fatimatuzzahra.

Tujuan diselenggarakannya acara tersebut antara lain :
1. Terlaksananya program kerja tahunan ekstrakurikuler kepramukaan.
2. Mengenalkan kepramukaan tingkat penegak bagi peserta didik baru MAN 1 DARUSSALAM CIAMIS.
3. Menanamkan sikap kedisiplinan melalui gerakan Pramuka.

Pembukaan Acara Mata Cakap angsung dibuka oleh Ketua Kwarcab Kabupaten Ciamis yaitu Bapak Bpk.H.Nanang Permana, S.H. yang sekaligus menjadi pembina dalam upacara pembukaan Mata Cakap, dalam pidatonya Pak Nanag menyampaikan pentinya mengikuti dan melaksanakan kegiatan pramuka dengan aturan yang benar.

“pramuka ini adalah ekstra yang wajib ada disetiap sekolah atau madrasah dan tentu sangat penting juga memahami peraturan ketiak melaksanakan kegiatan pramuka tidak asal melaksanakan sehingga hal ini seusuai dengan apa yang disebut syarat kecakapann umum (SKU) disetiap tingkatan” pungkasnya.

point lain yang beliau sampaikan beberapa point penting diantaranya :
– Mengapresiasi kegiatan Mata Cakap yang diselenggarakan oleh MAN 1 Darussalam Ciamis
– Menjelaskan secara detail makna Dasa Darma, agar dapat di implementasikan terutama oleh para praja muda Karana ( PRAMUKA)
– Memberikan motivasi mengenai semangat belajar dan mengambil manfaat dari penanaman sikap kegiatan pramuka tersebut.

Kepala Madrasah Bapak Idan Nurdiana, S.Pd., M.Pd mengetakan bahwa MATA CAKAP ini sebagai rangkaian dari pengenalan sekolah kehusus ekstrakurikuler pramuka.

“Acara tersebut sangat penting baru peserta didik baru untuk pengenalan salah satu ekskul wajib pramuka, karena disana memiliki nilai postif untuk menumbuhkan karakter disiplin, bertanggung dan peduli”

About the Author: Andri Wicahyono