Published On: 28/04/2026By Categories: Berita, Berita UtamaViews: 29

CIAMIS-Humas MAN 1 Darussalam Ciamis. Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh tenaga pendidik MAN 1 Darussalam Ciamis di kancah internasional. Nasya Edlyne Salamah, S.Pd., guru mata pelajaran Seni Budaya, terpilih menjadi salah satu peserta dalam program pertukaran pendidikan bahasa yang diselenggarakan di Brighton Language College (BLC) International, Inggris.

Program bergengsi ini berlangsung selama satu pekan, tepatnya pada tanggal 20 hingga 26 April 2026. Nasya bergabung dengan praktisi pendidikan dari berbagai belahan dunia untuk memperdalam metodologi pembelajaran bahasa serta pertukaran budaya dalam konteks pendidikan global.

Pendidik yang akrab disapa Ajeng itu mengikuti The International Kingdom Youth Excellence Program (IYEP) yang diselenggarakan oleh Brighton Language College International. Lembaga tersebut berbasis di Kota Brighton, sekitar 30 kilometer dari London.

Ajeng, yang saat ini masih berada di Inggris, menyampaikan bahwa program tersebut ditempuh selama enam bulan melalui pembelajaran daring bersama mentor native speaker. Program berlangsung sejak 4 Oktober 2025 hingga 14 April 2026.

“Selama mengikuti program, saya mendapatkan pelatihan intensif dalam penguasaan bahasa Inggris, sekaligus memperkuat kemampuan komunikasi internasional,” ujarnya melalui pesan singkat.

Ia menuturkan, pada 25 April 2026, dirinya bersama peserta dari berbagai negara di Eropa dan Asia, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Thailand, resmi diwisuda oleh BLCI sebagai tanda kelulusan.

“Ini merupakan kebanggaan yang luar biasa, karena sejak lama saya memiliki impian untuk menempuh pendidikan di luar negeri, dan alhamdulillah dapat terwujud,” kata Ajeng.

Lulusan S1 Pendidikan Seni Musik dari Universitas Negeri Yogyakarta ini menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah akhir dari proses belajarnya.

“Ini bukan yang terakhir dalam menuntut ilmu. Masih banyak hal yang ingin saya pelajari ke depannya,” ucapnya.

Ke depan, Ajeng berencana melanjutkan studi pascasarjana (S2) di Inggris dengan fokus pada pengembangan seni musik. Langkah itu diharapkan dapat meningkatkan kompetensinya sebagai pendidik sekaligus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan seni di Madrasah.

Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan diri dan berani menembus pendidikan global.

About the Author: Andri Wicahyono