Published On: 20/08/2025By Categories: Berita, Berita UtamaViews: 166

MAN 1 Darussalam Ciamis-Humas. Sebanyak 165 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Darussalam Ciamis saat ini tengah mengikuti kursus intensif bahasa Inggris dan bahasa Arab di Kampung Inggris Pare, Kediri, Jawa Timur. Kegiatan yang berlangsung selama dua minggu, dari tanggal 19 Agustus sd 1 September 2025, ini menjadi agenda tahunan madrasah untuk meningkatkan kompetensi bahasa asing para murid.

Mereka belajar selama enam hari dalam satu pekan. Mulai dari pagi hingga siang hingga malam hari, dari jam 5 pagi hingga jam 8 malam selama 5 samapi 6 sesi khusus untuk tambahan bahasa arab, mereka mengikuti program seperti menghafal vocabulary, Grammer, Pronunciation,peaking, belajar di luar kelas, dan lainnya.

Kepala MAN 1 Darussalam Ciamis, Bapak Idan Nurdiana, S.Pd., M.Pd., menyampaikan harapannya agar para siswa dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. “Kami berharap anak-anak kami tidak hanya sekadar belajar teori, tetapi juga benar-benar mempraktikkan kemampuan berbahasa mereka setiap hari selama di sana, Lingkungan di Kampung Inggris Pare yang mendukung akan menjadi katalisator bagi peningkatan kemampuan bahasa mereka secara signifikan.” ujar Pak Idan.

Lebih lanjut, Bapak Idan juga mengungkapkan bahwa penguasaan bahasa asing, terutama bahasa Inggris dan Arab, sangat penting bagi siswa madrasah di era globalisasi. “Ini adalah bekal penting bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik di dalam maupun luar negeri. Selain itu, mereka juga akan menjadi duta madrasah yang mampu menunjukkan bahwa siswa madrasah memiliki wawasan global dan kompetensi yang tidak kalah dengan sekolah umum lainnya.”

Program ini merupakan bagian dari komitmen MAN 1 Darussalam Ciamis untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, sejalan dengan visi madrasah untuk mencetak generasi yang berwawasan global. Diharapkan, setelah kembali dari Pare, para siswa dapat menjadi agen perubahan dan menularkan semangat belajar bahasa kepada teman-teman mereka di madrasah.

 

About the Author: Andri Wicahyono