Di berbagai macam cara orang dalam mempresentasikan kecintaan dirinya kepada Baginda Nabi Muhammad SAW dalam perayaan Maulid Nabi tangga 12 Robi’ul Awal Hijriah itu, banyak sekali makna yang terkandung didalam sehingga tertuang dalam kata Suri Tauladan baik secara perkataan, perbuatan serta habluminalloh dan hablumminanas.
Nabi sebagai sebuah figur dan idola dan makhluk yang wajib dijadikan panutan, perayaan maulidan yang selalu semarak dilakukan di Indonesia terutama karena Indonesia juga merupakan negara muslim terbesar di dunia. Dengan ragam adat dan cara inilah yang menjadikan Indonesia indah dan lebih kaya yang tetep harus saling menghargai dan toleransi sebagai modal utama dalam bingkan persatuan Indonesia.







