Published On: 13/01/2024By Categories: Berita, Berita UtamaViews: 1978

MAN 1 Darussalam Ciamis (Humas). Wow Membanggakan.! Salah satu peserta didik MAN 1 Darussalam Ciamis yaitu Ananda Dewi Sri Utami kelas XI IPS berhasil raih prestasi membanggakan sebagai Juara 3 Nouryoku Shiken Contest – Bunkasai Ke-33 yang diselenggarakan oleh MGMP Bahasa Jepang Provinsi Jawa Barat Tahun 2024 bersama Japan Foundation pada 12-13 Januari 2023 bertempat di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat – Bandung.

Bungkasai sendiri adalah sebuah ivent yang bernuansa Jepang dilaksanakan untuk menumbuhkan kembangkan kreatifitas dan kompetensi siswa dalam bahasa dan budaya Jepang. Pada tahun 2024 ini mengusung Tema “Pekerjaan di Masa Depan: Masyarakat dan Pekerjaanku di 2033”.

Dewi sapaan akrabnya itu berhasil raih Juara 3 pada kegiatan tersebut, hebatnya lagi dia belajar bahasa Jepang tanpa dibimbing alias secara otodidak bahkan di Madrasah Aliyah Negeri 1 Darussalam Ciamis sendiri tidak ada mata pelajaran Bahasa Jepang.

Peserta didik yang hobi nonton Anime Jepang ini Saat diwawancarai via WhatsApp menceritakan bagaimana ia belajar bahasa Jepang “Alhamdulilah wasyukurillah saya diberkahi oleh  Alloh SWT mampu menguasai bahasa Jepang meski belajar secara otodidak, awal saya menyukai bahasa Jepang sendiri dari film-film anime yang sering saya tonton” tuturnya.

“Even ini terdiri dari 3 tahap seleksi sebelum masuk ke tahap babak final, Babak penyisihan (s.d 05-01-2024) Japanese Presentation contest & Shuuji contest yaitu mengirim video rekaman, Nouken contest & roudoku contest (12-01-2024) live contest via zoom meeting, Babak Final (13-01-2024) di Bandung – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat *8 orang finalis* hadir untuk lomba final, dan alhamdulilah saya termasuk 8 orang tersebut dan berhasil Juara 3 bersaing dengan peserta lain yang memang ada maple bahasa Jepang di sekolahnya” pungkas Dewi.

Kepala MAN 1 Darussalam Ciamis Bapak Idan Nurdiana, S.Pd., M.Pd mengaku bangga dan bersyukur dengan potensi peserta didiknya “bakat dan potensi Dewi ini memang bagus langka dan harus terus diasah dan di kembangkan, bahasa Jepang apalagi salah satu bahasa yang cukup sulit dipelajari apalagi Dewi belajar secara otodidak” tuturnya.

“Selamat dan Sukses untuk Ananda Dewi yang telah membuktikan diri menjadi salah satu pembicara dalam kegiatan tersebut, potensi yang sangat luar biasa bahkan di madrasah pun tidak ada muatan maple Bahasa Jepang, ini membuktikan di era digital dan teknologi semakin berkembang memang harus berfikir terbuka karena akses belajar pun semakin mudah” tutur Pa Idan.

“saya berharap kemampuan dan prestasi Dewi ini menginspirasi banyak siswa lain sehingga mudah-mudahan banyak terbentuk komunitas baru di MAN 1 Darussalam Ciamis ini yang kelompok yang terus melestarikan bahasa Jepang sebagai salah satu gerbang untuk berprestasi” pungkasnya.

About the Author: Andri Wicahyono